Petunjuk Teknis Pemberian Insentif bagi Guru Honorer (bukan PNS) Jenjang Pendidikan Dasar

Diposting pada
Loading...
Insentif guru dari pemerintah pusat dan diberikan kepada guru honorer atau guru bukan PNS. Pemberian insentif ini sudah berjalan sejak tahun 2016 yang lalu. Insentif pusat yang menggantikan posisi tunjangan fungsional pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, penyaluran insentif dibayarkan melalui DIPA Direktorat Pembinaan Guru Kemendikbud. Mekanisme yang digunakan untuk pelaksanaan pembayaran insentif bagi guru honorer dilakukan secara sistem digital melalui aplikasi data pokok kependidikan (dapodik). Pemberkasan dengan cara sistem digital dilakukan secara online melalui dapodik yang harus diisi dan diperbarui (updated) data secara terus menerus oleh guru di sekolah masing-masing.
Petunjuk Teknis Pemberian Insentif bagi Guru Honorer (bukan PNS) Jenjang Pendidikan Dasar

Insentif diberikan bagi guru yang sekurang-kurangnya 2 tahun secara terus menerus pada satuan administrasi pangkal (sekolah) yang sama. Besaran Insentif yakni Rp.300.000,- per orang per bulan. Hal ini merupakan pemberian penghargaan dalam bentuk uang kepada guru yang bukan PNS yang bertugas di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat.

Penetapan dan pendistribusian kuota untuk penerima insentif bagi guru jenjang Pendidikan Dasar ditentukan oleh Pemerintah. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota diberi kewenangan untuk memilih daftar nominasi yang memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai penerima. Kemudian Ditjen GTK menetapkan penerima insentif setiap tahun anggaran berkenaan. 
Mekanisme Pembayaran Insentif Bagi Guru Bukan PNS :
  1. Data penerima insentif tahun anggaran berkenaan sesuai dengan kriteria yang  telah ditetapkan. 
  2. Ditjen GTK berwenang menentukan nominasi penerima insentif berdasarkan data guru yang sudah valid pada dapodik. Selanjutnya dinas kabupaten/kota/provinsi sesuai dengan kewenangannya memverifikasi daftar nominasi yang memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai penerima. 
  3. Guru bisa melihat kelengkapan data dan/atau persyaratan untuk menerima insentif pada laman: info.gtk.kemdikbud.go.id.
  4. Ditjen GTK menerbitkan SK insentif bagi guru penerima insentif yang telah memenuhi syarat satu kali dalam 1 (satu) tahun. Bagi guru yang tidak memenuhi persyaratan pada tahun berkenaan, maka insentifnya dihentikan.
Sebagai Referfensi Aplikasi Baca Juga :
Pemerintah berupaya untuk membantu guru yang bukan PNS tersebut melalui pemberian insentif. Secara umum pemberian insentif bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Petunjuk Teknis (Juknis) pemberian insentif bagi guru bukan PNS pada jenjang Pendidikan Dasar dapat didownload di sini. 
Demikian informasi yang dapat kami bagikan kepada rekan-rekan pembaca terkait dengan Ini Juknis Pemberian Insentif Pusat Bagi Guru Honorer ini. Semoga memberikan manfaat. Terima kasih atas kunjungan anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.